Cara Menggunakan PayPal Secara Aman Agar Tidak Kena Blokir – Buat banyak pengguna, PayPal itu sudah seperti “dompet utama” untuk kirim dan terima uang dari luar negeri, belanja di marketplace internasional, sampai bayar tools digital.
Tapi masalahnya, akun PayPal cukup sensitif. Sedikit saja ada aktivitas yang dianggap mencurigakan, akun bisa:
Dibatasi (limited)
Dibekukan sementara
Bahkan diblokir permanen
Kalau sudah begitu, dana bisa tertahan dan aktivitas bisnis ikut terganggu.
Supaya hal itu tidak terjadi pada kamu, mari bahas cara menggunakan PayPal secara aman agar tidak kena blokir, dengan bahasa yang sederhana dan mudah diikuti.
Daftar Isi Artikel
Kenapa Akun PayPal Bisa Diblokir atau Dibatasi?
Sebelum bahas cara amannya, penting untuk paham dulu apa saja penyebab umum akun PayPal dibatasi atau diblokir. Beberapa di antaranya:
Data akun tidak jelas atau tidak valid
Nama tidak sesuai dengan identitas asli
Alamat dan nomor telepon sulit diverifikasi
Dokumen KYC (verifikasi identitas) tidak diupload saat diminta
Aktivitas transaksi tidak wajar
Tiba-tiba ada dana masuk dalam jumlah besar, padahal sebelumnya akun sepi
Pola transaksi berubah drastis dalam waktu singkat
Banyak transaksi dari negara yang dianggap “berisiko tinggi”
Sering terjadi dispute, klaim, atau chargeback
Banyak pembeli yang komplain
Barang tidak dikirim, atau jasa tidak dikerjakan sesuai janji
Tidak ada bukti transaksi yang jelas
Login dari perangkat atau lokasi yang mencurigakan
Sering login dari negara berbeda-beda dalam waktu pendek
Menggunakan VPN yang IP-nya “kotor” atau sering digunakan pelaku fraud
Melanggar ketentuan penggunaan PayPal
Misalnya digunakan untuk:Jual beli barang/jasa ilegal
Transaksi terkait perjudian, narkoba, konten dewasa, atau aktivitas terlarang lainnya
Menerima saldo dari sumber yang tidak jelas atau berisiko tinggi
Dengan memahami penyebab ini, kamu bisa lebih berhati-hati dalam memakai akun.
Cara Menggunakan PayPal Secara Aman Agar Tidak Kena Blokir
Berikut beberapa langkah praktis yang bisa kamu terapkan sehari-hari:
1. Gunakan Data Asli dan Lengkap
Saat membuat akun, gunakan:
Nama sesuai KTP/paspor
Alamat yang valid
Nomor telepon yang aktif
Email yang benar-benar kamu gunakan
Jika suatu hari PayPal meminta verifikasi tambahan, kamu akan lebih mudah membuktikan bahwa akun tersebut benar milikmu.
2. Segera Lakukan Verifikasi Akun
Jangan biarkan akun dalam status setengah-setengah. Upayakan:
Verifikasi email
Verifikasi nomor telepon
Hubungkan kartu debit/kredit yang valid
Hubungkan rekening bank lokal (jika memungkinkan)
Akun yang terverifikasi biasanya lebih dipercaya sistem dan punya risiko lebih kecil untuk diblokir, selama aktivitasnya juga sehat.
3. Jaga Pola Transaksi Tetap Wajar
Gunakan PayPal sesuai kebutuhan dan profilmu. Misalnya:
Kalau kamu freelancer: transaksi rutin dari klien yang sama atau platform freelance
Kalau kamu seller: transaksi dari marketplace atau website yang jelas
Hindari:
Tiba-tiba menerima dana dalam jumlah sangat besar dari orang yang tidak dikenal
Menggunakan akun hanya untuk “titip saldo” orang lain tanpa alasan yang jelas
Menerima banyak pembayaran dari negara-negara yang berisiko tinggi tanpa penjelasan
Jika memang ada transaksi yang berpotensi “tidak biasa”, siapkan bukti pendukung seperti invoice, kontrak, atau screenshot chat.
4. Simpan Bukti Setiap Transaksi
Ini pola yang sering disepelekan, padahal sangat membantu saat terjadi masalah.
Biasakan menyimpan:
Invoice atau tagihan
Bukti pengiriman barang (resi, foto paket, tracking)
Screenshot percakapan dengan pembeli/klien
Detail pesanan atau kontrak kerja
Kalau suatu hari PayPal membatasi akun dan menanyakan asal-usul dana, kamu bisa mengunggah semua bukti ini untuk membantu proses review.
5. Hindari Menggunakan VPN Sembarangan
Login dengan VPN tidak selalu salah, tapi bisa memicu kecurigaan sistem, apalagi kalau:
Lokasi IP berpindah jauh dalam waktu singkat (misal biasanya dari Indonesia, tiba-tiba dari Amerika, lalu Eropa)
Menggunakan VPN gratis yang IP-nya dipakai banyak orang
Lebih aman:
Login dari jaringan yang biasa kamu gunakan
Kalau terpaksa pakai VPN (misalnya akses tertentu diblokir di negara tertentu), gunakan secara konsisten dan jangan gonta-ganti lokasi berlebihan.
6. Jangan Terlibat Transaksi Ilegal atau “Abu-abu”
Apa pun yang secara hukum bermasalah, biasanya juga dilarang oleh PayPal.
Hindari:
Jual beli akun, saldo ilegal, atau hasil carding
Transaksi yang berkaitan dengan narkoba, perjudian, scam, atau fraud
Menerima saldo dari orang yang menawarkan “isi saldo murah tidak masuk akal” tanpa reputasi jelas
Sekali akunmu terhubung dengan aktivitas berisiko, peluang untuk kena limit atau blokir akan jauh lebih besar.
7. Respons Dispute dan Komplain dengan Baik
Kalau ada pembeli yang mengajukan dispute:
Tanggapi dengan cepat dan sopan
Jelaskan kronologi dengan jujur
Sertakan bukti pengiriman, invoice, atau komunikasi
Usahakan penyelesaian win–win, bukan emosional
Semakin banyak dispute yang berakhir buruk untukmu, semakin besar kemungkinan akun jadi “sorotan” sistem.
8. Rutin Cek Email dari PayPal
Jangan abaikan email dari PayPal, terutama jika berisi:
Pemberitahuan ada aktivitas mencurigakan
Permintaan dokumen tambahan
Informasi perubahan kebijakan
Semakin cepat kamu merespons, semakin besar peluang akun bisa kembali normal tanpa masalah besar.
Kebiasaan Buruk yang Sebaiknya Dihindari
Agar akun tetap aman, coba hindari beberapa kebiasaan berikut:
Meminjamkan akun PayPal ke orang lain
Membiarkan orang lain login dari perangkat mereka dengan akunmu
Mengklik link mencurigakan yang mengatasnamakan PayPal (phishing)
Menyimpan password di tempat yang mudah diakses orang lain
Gunakan password yang kuat dan aktifkan fitur keamanan tambahan jika tersedia.
Kalau Akun Sudah Terlanjur Kena Limit, Apa yang Harus Dilakukan?
Jika akunmu sudah terlanjur dibatasi:
Jangan panik dulu
Baca baik-baik email atau notifikasi yang dikirim PayPal.Masuk ke Resolution Center
Ikuti instruksi yang diminta: upload KTP/paspor, bukti transaksi, invoice, dan lain-lain.Jelaskan dengan jujur
Saat diminta menjelaskan asal-usul dana, tulis kronologi yang jelas dan sesuai fakta.Tunggu proses review
Proses ini bisa memakan waktu. Yang penting kamu sudah memberikan semua dokumen yang diminta.
Jika semuanya valid dan tidak ada pelanggaran berat, akun punya peluang untuk kembali normal.
Kesimpulan
Menggunakan PayPal secara aman itu sebenarnya lebih banyak soal kebiasaan yang rapi dan jujur:
Pakai data asli dan lengkapi verifikasi
Jaga aktivitas transaksi tetap wajar dan sesuai profilmu
Simpan bukti transaksi dengan baik
Hindari aktivitas ilegal dan sumber saldo yang mencurigakan
Respons setiap permintaan dan notifikasi dari PayPal dengan cepat dan jelas
Dengan cara ini, risiko akun dibatasi atau diblokir bisa berkurang jauh, dan kamu bisa menggunakan PayPal dengan lebih tenang untuk kebutuhan pribadi maupun bisnis.











